Gambar Makanan khas Simalungun

12 Makanan Khas Simalungun yang Lezat untuk Dicoba

Share with

Makanan khas Simalungun menjadi adalah salah satu makanan yang mempunyai banyak keunikan dan rasa yang khas. Simalungun adalah salah satu daerah yang terletak di pulau sumatera bagian utara. Simalungun juga bagian dari suku Batak, orang sering menyebutnya sebagai Batak Simalungun. Ciri khas dari penduduk Simalungun adalah marganya, yaitu SISADAPUR atau Sinaga, Saragih, Damanik, Purba. Diyakini bahwa keempat marga inilah dulunya asli penduduk di Simalungun.

Kawasan daerah Simalungun ini berada di dataran tinggi yang lebih dominan. Inilah yang membuat pemandangan alamnya sangat indah dan identik dengan suhu yang dingin.

Terkenal dengan rumah adat Bolon, Simalungun juga memiliki peninggalan sejarah lainnya. Bercerita mengenai kuliner khas Simalungun akan tiada habisnya. Tidak hanya itu, semua kuliner tersebut hampir memiliki filosofi tersendiri dalam hidup.

Untuk kamu yang sedang berkunjung ke daerah Simalungun, disini kami merangkum beberapa makanan khas Simalungun yang wajib kamu cicipi. Berikut adalah ulasannya.

1. Dayok Nabinatur

Gambar dayok nabinatur yang merupakan makanan khas simalungun
Sumber: Instagram @meilindaivana

Dayok nabinatur ini menjadi urutan yang pertama yang kami sarankan untuk kamu. Ya, kuliner ini sangat terkenal di daerah Simalungun. Hampir seluruh penduduk Simalungun mengenal makanan ini.

Dayok nabinatur ini berbahan dasar ayam kampung. Ayam yang digunakan juga tidak sembarang jenis. Ayam yang digunakan harus ayam kampung dan harus jantan. Untuk acara-acara tertentu warna dari bulu ayamnya juga sangat menentukan. Unik bukan?

Dulu kala kuliner ini hanya disajikan untuk para anggota kerajaan yang ada di Simalungun. Dalam proses pembuatan nya juga harus dilakukan oleh pria. Dianggap makanan ini sakral karena selain dimakan kuliner ini juga sering dijadikan sebagai sesajen.

Namun, seiring berjalannya waktu kuliner ini menjadi primadona di kalangan masyarakat Simalungun. Tidak hanya pria, wanita juga sudah bisa membuat makanan ini.

Dayok nabinatur ini terbuat dari seekor ayam kampung jantan. Diolah dengan bumbu khusus. Bumbu yang paling dominan yang digunakan adalah kelapa. Setelah ayam tersebut selesai diolah, kemudian disajikan dalam wadah khusus.

Hal unik lainnya adalah saat proses penyajiannya. Potongan ayam tersebut disusun sedemikian rupa. Hal ini dilakukan karena memiliki filosofi tersendiri. Diambil dari namanya, “Dayok Nabinatur” adalah “Ayam Teratur”. Dipercaya saat kuliner ini disuguhkan, orang yang menerimanya akan memiliki hidup yang teratur dan diberkati.

Untuk saat ini, dayok nabinatur disajikan saat acara adat tertentu, pernikahan, ulang tahun, memasuki rumah baru, perayaan saur matua, dan banyak lagi. Rasanya sangat unik dan tentunya lezat. Olahan daging ayamnya sangat gurih, ditambah lagi perpaduan rasa dari bumbu nya. Saat kamu mencicipi, rasanya akan terus melekat dalam lidah kamu.

2. Hinasumba

Gambar hinasumba
Sumber: Instagram @catering_hinasumba

Tidak hanya terkenal unik, Hinasumba ini dalam proses pengolahan nya juga sangat sulit. Dari semua makanan khas Simalungun, cara pengolahan Hinasumba lah yang paling sulit. Diperlukan ketelitian dan keahlian saat proses pembuatan nya. Langkah-langkah pengolahan nya juga harus benar untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

Hinasumba ini terbuat dari daging ayam cincang yang diolah dengan resep tertentu. Warnanya yang mencolok menjadikan makanan ini sangat unik. Warna merah yang dihasilkan dari kuliner ini berasal dari sikkam. Sikkam ini adalah sejenis pohon langka yang ada di Simalungun, orang juga sering menyebutnya sebagai pohon balakka.

3. Saksang

Gambar saksang
Sumber: Instagram @@bpknanginmilala

Saksang adalah kuliner yang terbuat dari olahan daging babi dengan campuran kelapa sangrai. Kuliner ini juga sangat banyak disukai orang. Rasanya yang khas dan tradisional membuat siapapun yang mencicipinya akan senang.

Bagi kamu yang muslim tidak perlu khawatir. Sekarang kamu bisa mencicipi saksang ini karena ada juga yang terbuat dari daging sapi. Rasanya juga tidak berbeda jauh dengan menggunakan daging babi, karena bumbu yang digunakan sama, yaitu bumbu khas saksang.

Kamu bisa menikmati kuliner ini di warung panggang atau warung makanan di Simalungun. Untuk yang berada di luar daerah Simalungun kamu tidak perlu khawatir. Kamu bisa menikmatinya di warung makanan khas batak karena biasanya mereka menyediakan hidangan ini.

4. Daging Panggang B1 dan B2

Gambar B1 dan B2
Sumber: Instagram @bpknanginmilala

Bagi kamu pecinta daging panggang, kuliner ini sangat cocok untukmu. B1 atau yang disebut sebagai “anjing” dan b2 sebagai “babi”. Tidak perlu heran, karena olahan ini sudah menjadi makanan khas di daerah batak.

Ya, daging anjing atau daging bagi dipotong-potong lalu di panggang dengan bumbu panggang khusus. Daging ini biasanya disajikan dengan, nasi hangat, kuah sup, olahan sayur daun ubi kayu, dan sambal khas Simalungun.

Rasa dari sambal nya sangat kuat dan unik yang berasal dari rempah “tuba/andaliman”. Saat kamu mencicipi sambal nya akan terasa atau bergetar di lidah. Kamu bisa mendapatkan kuliner ini di warung makanan batak. Harga satu porsi berkisar Rp 20.000.

Baca Juga: Makanan Khas Pekalongan

5. Obbut

Obbut ini adalah olahan sayur yang terbuat dari batang pisang. Batang pisang tersebut di iris kemudian diolah dengan resep bumbu khusus. Ada juga yang mencampurkan nya dengan tulang daging sup.

Obbut ini biasanya disajikan saat acara adat tertentu di acara pesta. Walau terbuat dari bahan sederhana namun cita rasa yang dimiliki kuliner ini sangat khas dan unik.

Akan sangat terasa nikmat saat kamu bisa mencicipinya di acara pesta adat. Diyakini bahwa olahan makanan ini akan berbeda rasanya saat dimakan di acara pesta adat dan buatan sendiri.

6. Lada Tinuktuk

Lada tinuktuk ini adalah sambal khas Simalungun. Terbuat dari rempah-rempah pilihan seperti lada hitam, kencur, jahe, kemiri, lengkio, andaliman dan rempah lainnya. sambal ini sangat populer di kalangan masyarakat batak khususnya di Simalungun.

Lada tinuktuk ini sering dinikmati bersama ikan bakar, daging panggang, nasi hangat, rebusan sayur-sayuran. Tidak hanya enak dan unik, sambal ini juga mempunyai banyak manfaat lho untuk kesehatan.

Di Simalungun biasanya lada tinuktuk dikonsumsi oleh ibu yang baru saja melahirkan. Perpaduan dari rempah-rempah tersebut berkhasiat untuk membersihkan darah kotor dan menghangatkan tubuh.

Keunikan lain dari makanan ini adalah bisa bertahan sampai 1 tahun tanpa basi atau berjamur. Tidak ada bahan pengawet kimia di dalamnya.

Biasanya ada orang khusus yang meramu dan menjual sambal ini. Namun harganya terkesan mahal, karena rempah-rempah yang digunakan juga harus rempah pilihan dengan kualitas terbaik. Kamu bisa menikmatinya di warung makanan atau di kedai teh.

7. Sambal Tinombur/burbur

Gambar Tinombur
Sumber: Instagram @abednego_nababan

Sambal tinombur atau yang sering disebut sebagai sambal burbur adalah bumbu sambal untuk ikan bakar. Jenis ikan yang digunakan seperti ikan mujair, ikan nila, atau bahkan ikan asin.

Bumbu dari sambal ini adalah cabai rawit, andaliman, bawang putih dan bawang merah, kencur, kemiri, lada, jeruk nipis, sihala/kecombrang, dan tomat. Kamu bisa mencampurkan sambal ini di atas ikan yang sudah kamu bakar. Aroma dari bumbu ini sangat khas yang berasal dari kecombrang.

Sambal ini sangat enak dinikmati bersama nasi hangat, ikan bakar, dan sayur ubi kayu tumbuk. Saat kamu mencicipinya, kamu akan merasakan sensasi makanan tradisional dan menjadikan kamu merindukan kampung halaman.

8. Arsik

Gambar Arsik
Sumber: Instagram @jtho_eng

Arsik adalah kuliner khas Simalungun sejenis ikan mas yang dimasak dengan bumbu kuning khusus. Cara pengolahannya juga unik. Ikan mas dibersihkan lalu di masukkan bumbu kuning, yang membedakannya adalah dalam bumbu ini terdapat andaliman, kecombrang/sihala, dan bawang batak. Bumbu inilah yang dapat memanjakan lidahmu. Kelembutan dari ikannya bercampur dengan kekhasan rasa dari bumbunya sangat sempurna.

Arsik ini mempunyai sejarah dalam suku Batak. Biasanya arsik disajikan saat ada acara adat seperti pernikahan. Ikan yang digunakan juga harus berwarna emas kemerahan. Serta saat disajikan, jumlah dari ikannya menentukan untuk siapa ikan tersebut ditujukan.

Jika ikan yang disuguhkan satu itu berarti untuk pasangan yang baru menikah, jika jumlah ikannya ada tiga itu untuk keluarga yang baru memiliki anak, dan jika ikannya ada lima itu untuk pasangan yang baru memiliki cucu. Unik bukan?

Tetapi untuk sekarang ini kamu bisa mencicipi arsik tanpa ada acara adat. Kamu bisa mendapatkan arsik ini di warung makanan Batak atau bahkan kamu bisa membuatnya sendiri di rumah. Ini adalah solusi terbaik bagi kamu yang merindukan masakan tradisional di perantauan.

9. Nitak Simalungun

Gambar Nitak
Sumber: Instagam @rumahmakanromo

Nitak adalah makanan khas Simalungun. Tidak seperti kuliner lainnya, nitak ini hanya bisa dijumpai saat ada acara adat saja. Nitak sendiri memiliki arti tepung beras. Rasa dari nitak ini sangat unik, terdapat rasa manis dari gulanya, rasa gurih dari kelapa, dan sedikit rasa hangat dari lada hitam yang digunakan.

Ya, bahan baku pembuatan nitak ini adalah tepung beras. Hal unik dari nitak ini adalah hampir semua bahan yang digunakan adalah bahan mentah. Bahannya seperti tepung beras, gula merah, lada hitam, kelapa parut, dan garam secukupnya.

Biasanya tepung beras yang digunakan itu dari beras pilihan dan ditumbuk menggunakan alat tradisional. Gula merah, lada hitam, garam semuanya dihaluskan. Kemudian semua bahan dicampur lalu ditumbuk kembali phingga adonannya mengeras.

Makanan ini hanya disajikan saat acara adat syukuran seperti pernikahan, memasuki rumah baru, tardidi, merantau, persekolahan dan acara adat lainnya. Nitak ini bersimbolkan untuk datangnya harapan yang baik dimasa depan.

Untuk acara pernikahan, sehari setelah selesai acara adat maka pengantin perempuan akan membuat nitak untuk disuguhkan kepada keluarga pengantin pria. Ini adalah simbol bahwa pengantin wanita sudah sah menjadi anggota keluarga pengantin pria.

10. Labar

Labar adalah makanan yang terbuat dari ubi kayu dan daging garap-garap. Ciri khas dari kuliner ini adalah berasal dari bahan dan bumbu yang digunakan.

Terbuat dari rempah-rempah lada, lengkuas, bawang batak, sikkam, sereh, ubi kayu, dan jenis daging yang memiliki daging tulang lunak/garap-garap.

Proses pembuatannya juga sederhana, setelah daging dipanggang kemudian dipotong kecil-kecil. Semua bumbu dihaluskan lalu dicampur. Untuk ubi kayu, setelah diparut harus diperas agar kandungan airnya tidak terlalu banyak. Setelah itu semua bahan dicampur. Biasanya labar ini dinikmati bersama nasi.

11. Gotuk/getuk

Getuk ini dulunya makanan seperti cemilan pengganti nasi. Terbuat dari singkong yang sudah direbus kemudian ditumbuk dengan alat tumbukan tradisional. Bahan campuran lainnya yang digunakan ialah gula merah, gula putih, dan garam secukupnya.

Biasanya getuk ini dibuat untuk kegiatan kesenian tradisional di sekolah dasar. Para siswa akan diajarkan cara membuatnya lalu mempraktikkan kembali untuk dinilai masing-masing. Tujuannya adalah agar para siswa tidak melupakan kuliner peninggalan turun temurun dari nenek moyang.

12. Lapet Boras

Gambar Lapet
Sumber: Instagram @simalungun

Lapet boras adalah kue khas Simalungun. Hampir sama seperti nitak, makanan ini berbahan baku tepung beras. Makanan ini biasanya disajikan di upacara adat syukuran. Untuk saat ini ada juga sebagian orang yang membuatnya sendiri untuk dinikmati sebagai cemilan sehari-hari.

Proses pembuatan lapet boras ini adalah beras yang sudah direndam semalaman kemudian digiling agar menjadi tepung. Lalu tepung tersebut harus disaring agar saat dimasak nantinya tidak bergumpal. Lalu tepung tersebut dikukus selama 20 menit.

Saat tepung sudah mulai dingin, kamu dapat mencampurkannya dengan gula putih, parutan kelapa, dan garam secukupnya. Untuk isiannya biasanya dibuat dari gula merah.

Lapet ini kemudian dibungkus menggunakan daun pisang yang sudah dijemur dahulu. Kegunaannya agar saat dilipat daunnya tidak kaku dan robek. Setelah itu kamu bisa mengukus kembali campuran adonan yang sudah kamu biat hingga matang. Bentuk dari lapet ini biasanya seperti segitiga kerucut.

Rasa dari jajanan ini sangat enak. Bahkan banyak orang menjadikannya sebagai bisnis sumber penghasilan karena sangat banyak dinikmati orang. Biasanya dijadikan sebagai sarapan di pagi hari bersama teh.

Baca Juga: Makanan Khas Sunda yang Lezat

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja