Kenali 10 Penyebab Pembengkakan Jantung yang Harus Dihindari

Penyebab pembengkakan jantung

Penyebab pembengkakan jantung merupakan suatu hal yang perlu diketahui. Jantung merupakan organ penting dalam tubuh yang berfungsi untuk memompa dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh jika kerja jantung terganggu maka fungsi organ dan jaringan tubuh lainnya juga dapat mengalami gangguan Oleh karena itu penting untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya penyakit jantung.

Salah tau yang paling umum yakni pembengkakan jantung. Pembengkakan Jantung atau Kardiomegali adalah kondisi ketika jantung mengalami pembesaran akibat penyakit tertentu, misalnya hipertensi. Pembesaran jantung terjadi saat otot bekerja terlalu keras sehingga menebal, atau ketika bilik jantung melebar. Kondisi ini membuat darah tidak dapat terpompa secara efektif, sehingga dapat memicu gagal jantung.

Pembengkakan jantung atau Kardiomegali bisa terjadi sementara, bisa juga permanen. Kondisi ini diatasi dengan cara menangani penyebabnya. Kardiomegali terjadi saat jantung bekerja memompa darah dengan sangat keras, sehingga merusak otot jantung yang berakibat terjadinya pembesaran jantung.

Beberapa kondisi medis dapat menyebabkan pembengkakan jantung atau kardiomegali, antara lain:

1. Hipertensi atau tekanan darah tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat membuat bilik kiri membesar, sehingga otot jantung melemah. Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai besaran skalar karena sering tanpa keluhan menjadi kontributor tunggal utama untuk penyakit jantung gagal ginjal dan stroke.

Darah tinggi bila sudah terjadi dan disebabkan faktor internal seperti genetik atau usia maka tindakan yang paling tepat adalah kontrol diri dan pengendalian yang baik karena jika sudah mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi akan berakibat memunculkan beberapa penyakit.

Tingginya tekanan darah karena jumlah darah yang terlalu banyak sehingga menekan jantung dan pembuluh darah. salah satu gejala jika terkena hipertensi yakni sakit stroke. Sakit stroke banyak yang meninggal karena hipertensi bikin jantungan. Hal ini dapat mengganggu aliran darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak. Jika hal ini terjadi, sel-sel dan jaringan otak pun akan mati dan menyebabkan terjadinya stroke.

Tekanan darah bisa diartikan sebagai kekuatan yang diberikan oleh sirkulasi darah terhadap dinding arteri tubuh, yaitu pembuluh darah utama yang berada dalam tubuh.

Semakin banyak darah yang dipompa oleh jantung dan semakin sempit pembuluh darah arteri, maka tekanan darah akan semakin tinggi. Hipertensi dapat diketahui dengan rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah. Setidaknya, orang dewasa dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan darah, termasuk tekanan darah setiap lima tahun sekali.

Seseorang bisa dikatakan mengalami hipertensi bila pembacaan tekanan darah sistolik pada pengukuran selama dua hari berturut-turut menunjukkan hasil yang lebih besar dari 140 mmHg, dan/atau pembacaan tekanan darah diastolik menunjukkan hasil yang lebih besar dari 90 mmHg.

2. Penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit yang paling sering mengancam kesehatan jantung. Penyakit jantung koroner ini menjadi salah satu penyebab pembengkakan jantung. Dimana, Penyakit jantung koroner terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah arteri akibat penumpukan kolesterol. Hal ini menyebabkan oksigen tidak mampu mencapai jantung sehingga mengakibatkan fungsi jantung terganggu jika terus dibiarkan penyakit jantung koroner dapat memicu serangan jantung bagi penderitanya.

Penyakit jantung koroner ini dapat disebabkan oleh penyempitan arteri jantung akibat aterosklerosis yaitu penumpukan plak di dalam dinding arteri koroner atau pembuluh yang mengalir darah menuju otot jantung. Penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama kematian di dunia pasalnya penyakit jantung koroner dapat menimbulkan serangan jantung hingga menyebabkan kematian mendadak pada penderitanya.

Serangan jantung dapat terjadi akibat berhenti atau berkurangnya pasokan darah ke jantung secara mendadak hal tersebut yang menyebabkan penyempitan dan penyumbatan pada pembuluh jantung oleh gumpalan darah. Setelah melihat beberapa penjelasan diatas tentang penyakit jantung koroner, tentu sudah bisa disimpulkan jika penyakit ini bisa berdampak pada pembengkakan jantung.

Dan bisa dibilang penyakit jantung koroner ini merupakan penyebab yang cukup berbahaya dalam pembengkakan jantung, karena bisa timbul secara mendadak sehingga menimbulkan Kematian.

3. Kardiomiopati atau lemah jantung

Apa itu kardiomiopati ? kardiomiopati atau sering disebut lemah jantung adalah dilandasi oleh kondisi yang terjadi ketika otot jantung lebih tipis kendor dan melemah sehingga tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik.

Bagi orang-orang yang mengalami masalah lemah jantung atau kardiomiopati tentu perlu menjaga kesehatan jantung karena jika tidak maka akan berdampak pada beberapa penyakit yang salah satunya yakni pembengkakan jantung.

Lemah jantung ini merupakan kondisi yang yang terjadi karena beberapa bisa disebut sebagai gagal jantung. Mengapa disebut gagal jantung karena kondisi jantungnya menjadi sehingga tidak bisa memompa cukup darah ke seluruh tubuh. Otot jantung jika bertugas memompa darah guna memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi seluruh organ tubuh kita.

Bila kekuatan pompa jantung melemah maka suplai oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh secara otomatis akan menurun jika tidak ditangani lemah jantung akan menyebabkan gagal jantung, mulai dari pembengkakan atau bahkan kematian.

4. Gangguan hormon tiroid

Hormon tiroid merupakan salah satu hormon yang penting dalam tubuh karena perannya yang begitu penting bagi tubuh. Ternyata produksi hormon tiroid yang berlebihan maupun terlalu sedikit akan berdampak langsung pada kesehatan. Tentu kita sudah tahu kalau Hormon tiroid ini diproduksi oleh kelenjar tiroid.

Hormon tiroid berperan dalam proses metabolisme dan keberadaannya mempengaruhi setiap sel serta jaringan tubuh. Oleh karena itu produksinya harus selalu jaga dan jangan sampai kelebihan atau bahkan kekurangan sebab dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

Umumnya produksi hormon tiroid yang berlebihan akan membuat segala sesuatu di dalam tubuh berjalan lebih cepat dari seharusnya jika hormon tiroid diproduksi dengan sejumlah yang terlalu sedikit akibatnya proses metabolisme akan berlangsung lambat dan berdampak pada kesehatan tubuh salah satunya yakni pembengkakan jantung.

Selain itu, Hormon tiroid mempengaruhi laju proses pergantian tulang jika terlalu banyak hormon tiroid di dalam tubuh dapat mempercepat laju tulang sehingga osteoblas mungkin tidak dapat mengganti kehilangan tulang dengan cepat sehingga jika kadar hormon tiroid terlalu tinggi untuk jangka waktu yang lama dan terlalu rendah dari risiko lebih tinggi. Untuk mengalami osteoporosis di masa yang akan datang.

5. Obesitas

Obesitas merupakan penyebab pembengkakan jantung

Seperti yang kita tahu, obesitas merupakan penyakit yang terjadi karena penumpukan lemak yang berlebihan sehingga membuat orang orang penderitanya tidak pede karena terjadinya perubahan berat badan seseorang yang sangat jauh dari berat badan orang normal.

Obesitas bisa terjadi jika kelebihan mengkonsumsi makanan yang tidak sehat atau makan tidak teratur, kurang olahraga, faktor gen, dan lain sebagainya.Penyakit obesitas ini bisa menyebabkan seseorang yang menderita penyakit ini terkena penyakit jantung koroner.

Hal ini disebabkan Jika seseorang kelebihan berat badan setiap 1 kg, maka meningkatkan peluang kematian akibat penyakit jantung koroner sebanyak 1%/kg begitulah seterusnya. Nah, Untuk menentukan apakah seseorang mengalami obesitas atau tidak, maka digunakan hitungan Indeks Massa Tubuh atau IMT dan bisa juga disebut Body Mass Index atau BMI.

Untuk caranya, cara menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) yaitu dengan cara membagi berat badan dalam satuan kilogram (kg) dengan tinggi badan dengan menggunakan satuan meter kuadrat (m2). Untuk status gizi IMT atau BMI adalah kurus berada dibawah IMT 18,5 ; normal mulai dari 18,5 sampai dengan 24,9 ; pre obesitas mulai dari 25 sampai dengan 29,9 ; obesitas kelas 1 berkisar 30 sampai dengan 34,9 ; obesitas kelas 2 berkisar 35 sampai 39,9 ; dan obesitas kelas 3 diatas IMT 40.

Lantas kenapa obesitas bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya pembengkakan jantung? Karena jika seseorang terkena obesitas, maka jantung penderita obesitas akan mengalami gangguan fungsi dan membuat jantung bekerja lebih keras, sehingga membuat penderita penyakit ini mengalami penyakit jantung, salah satunya ialah pembengkakan jantung.

6. Anemia kronis

Kita semua tahu, bahwa anemia merupakan penyakit yang diakibatkan dari kekurangan sel darah merah (trombosit) yang diperlukan orang tubuh untuk membawa oksigen menuju seluruh tubuh.

Anemia kronis ini adalah kekurangan sel darah. Anemia ini memiliki beberapa penyebab termasuk periode berat pola makan yang buruk, kehilangan darah, kehamilan, kondisi genetik, infeksi dan kanker. Hal ini dapat mengurangi kemampuan darah untuk membawa oksigen otot-ototnya.

Oleh sebab itu anemia semakin mudah terkait pada tubuh.Selain itu, Penyakit ini dapat disebabkan oleh luka seseorang yang tidak segera ditutup, seperti luka ketika tersayat pisau namun tidak segera kita obati dan membiarkan darah terus mengalir maka bisa menyebabkan seseorang terkena anemia, atau faktor keturunan seperti misalnya penyakit hemofilia. Anemia terbagi menjadi anemia biasa dan anemia kronis.

Nah, sekarang yang membuat penasaran, kenapa anemia kronis itu bisa menjadi salah satu penyebab pembengkakan jantung? Nah, sebenarnya Anemia kronis jika dibiarkan bisa mengakibatkan detak jantung menjadi lebih cepat dari biasanya dan tidak beraturan.

Sehingga Pada akhirnya, jantung harus bekerja lebih keras dan memompa darah lebih banyak kedalam tubuh untuk menutupi kekurangan sel darah merah dalam tubuh. Karena aktivitas jantung yang berlebihan ini lah yang menjadi alasan mengapa anemia kronis mengakibatkan jantung jadi membengkak.

Baca Juga: Cara mengatasi jerawat dan bekasnya yang ampuh

7. Kelebihan zat besi dalam tubuh (hemokromatosis )

Kamu tahu Hemokromatosis? Jadi hemokromatosis ( kelebihan zat besi ) merupakan sebuah penyakit. dimana dalam tubuh penderitanya terdapat kadar zat besi dalam jumlah yang berlebihan. Zat besi merupakan mineral yang berperan penting dalam tubuh.

Salah satu peran zat besi dalam tubuh adalah untuk menghasilkan hemoglobin, Hemoglobin sendiri merupakan zat yang terdapat di dalam sel darah merah yang berfungsi mengikat dan mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh. Bagi penderita hemokromatosis, zat besi yang diserap oleh tubuh penderitanya terlalu berlebihan dan mengakibatkan zat besi tidak dapat dikeluarkan dari tubuh penderitanya.

Nah, oleh Karena tubuh kelebihan zat besi, bisa mengakibatkan ventrikel kiri membesar karena melemahnya otot jantung. Hal ini bisa menyebabkan Pembengkakan jantung, karena pada saat otot jantung sudah lemah sehingga akan lebih mudah terjadinya Pembengkakan jantung. Kelebihan zat besi ini disebabkan oleh beberapa gejala, salah satunya yakni jika mengkonsumsi vitamin C yang terlalu banyak. sehingga jika tubuh kelebihan zat besi mampu mengganggu kesehatan jantung.

8. Jarang berolahraga

Jarang olahraga merupakan salah satu penyebab pembengkakan jantung

Jarang berolahraga menjadi salah satu penyebab terjadi pembengkakan dalam jantung. Kenapa jarang berolahraga bisa menyebabkan pembengkakan jantung? Karena jika jarang untuk berolahraga, maka hal itu akan meningkatkan resiko terkena penyakit seperti hipertensi maupun jantung koroner. Kedua penyakit dapat mengakibatkan seseorang terkena pembengkakan jantung.

Sesungguhnya penyakit ini dapat menjangkiti siapa aja loh mulai dari anak-anak hingga orang dewasa bahkan kakek-kakek dan nenek-nenek pun dapat terkena penyakit tersebut. Jadi jangan anggap sepele terhadap suatu penyakit.

Sebenarnya selain menimbulkan pembengkakan jantung, jika jarang berolahraga maka stamina tubuh pun akan lemah, sehingga jika kita melakukan berbagai kegiatan akan semakin malas. Oleh sebab itu pergerakan dalam tubuh tidak stabil sehingga tubuh mudah terkena berbagai macam penyakit.

Memang pembengkakan jantung bisa terjadi karena banyak melakukan perbedaan atau kurang perkerasan sekalipun. Dan yang kita ketahui jika berolahraga itu berarti banyak pergerakan. Namun walau demikian, hak ini ternyata berbanding terbalik dengan fakta yang kita ketahui.

Karena melakukan olahraga secara teratur dan disiplin akan berdampak dalam mencegah terjadinya penyakit jantung. Karena melalui pergerakan demi gerakan yang dilakukan, akan bisa membantu menguatkan otot otot pada jantung.

9. Infeksi HIV

HIV adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dan menginfeksi dengan menghancurkan sel CD4. Aids adalah stadium akhir dari infeksi virus HIV. Infeksi HIV ini juga adalah salah satu penyebab terjadinya pembengkakan jantung. Tentu tanpa dijelaskan secara detail pun kita sudah tahu apa apa saja faktor yang akan disebabkan jika terkena infeksi HIV.

Sesungguhnya HIV merupakan bagian dari problem yang belum tertangani secara menyeluruh sehingga diperlukan langkah konkrit dalam pencegahan agar tidak berimbas bagi para kawula di era modern yang kompleks karena selain itu infeksi HIV ini juga sangat berbahaya terhadap tubuh karena imbasnya tidak hanya satu melainkan ada begitu banyak imbas yang akan terjadi jika terkena virus HIV.

10. Penyakit ginjal

Ginjal adalah sepasang organ berukuran sekepal tangan orang dewasa. Fungsi ginjal manusia untuk menyaring darah, membuang limbah, mengontrol keseimbangan cairan tubuh, membantu produksi sel darah merah, sampai menjaga tekanan darah.Kerapuhan dan risiko patah tulang sudah seharusnya menjadi perhatian sejak awal proses cuci darah.

Ketika tingkat fosfor darah naik dan tingkat vitamin D darah menurun, maka tubuh membuat terlalu banyak PTH. Kadar PTH yang tinggi menyebabkan kalsium berpindah dari tulang ke dalam darah. Ketika kalsium meninggalkan tulang, maka tulang menjadi lebih lemah, rapuh, dan mudah patah. Beberapa kalsium juga bisa berakhir di jantung dan pembuluh darah. Ini dapat menyebabkan atau memperburuk penyakit jantung.

Berikut sederet kebiasaan sederhana penyebab ginjal rusak yang perlu dihindari Sering minum obat penghilang rasa sakit, Obat anti nyeri yang dijual bebas dapat meringankan rasa sakit dan nyeri. Kendati demikian, obat jenis ini dapat membahayakan kesehatan ginjal, terutama apabila dikonsumsi secara berlebihan dan penderita punya riwayat penyakit ginjal.

Konsumsi garam berlebihan Makanan tinggi garam dan natrium dapat meningkatkan tekanan darah. Dalam jangka panjang, konsumsi garam berlebihan ini bisa jadi penyebab ginjal rusak.

Itulah 10 gejala yang menyebabkan pembengkakan pada jantung. Nah, untuk itu sering seringlah mengutamakan kesehatan tubuh dibanding hal lain mulai dari menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga dan makan makanan sehat.

Sehingga penyakit tidak mudah terjangkit pada tubuh. Terutama untuk menghindari Pembengkakan jantung, karena penyakit ini cukup berbahaya jika sudah terkena pada tubuh kita. Baik kalangan anak anak, anak remaja, anak muda, anak dewasa, sampai orang tua dan kakek kakek maupun nenek nenek.

Jadi jika kamu merasa pernah mengalami beberapa gejala tersebut, supaya tidak bingung ada baiknya konsultasi langsung ke dokter. Jangan takut untuk konsultasi langsung ke dokter, daripada hanya karena malas atau takut maupun gengsi akan berakibat kan kerusakan pada tubuh. Atau dengan kata lain nyawa akan terancam punah hanya karena masalah sepele.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.